Blogger Berbagi Info Resep Masakan, Makanan, Minuman, Ramalan Bintang Zodiak Terkini, Info Jadwal Film XXI Bioskop, Tips Dekorasi Rumah Minimalis, Tips Android

Menata Kamar Mandi Beraksen Cermin

Saat menata kamar mandi beraksen cermin, kita seringkali lupa mengenai penempatan dan posisi yang pas. Entah di area wastafel, atau justru berhadapan dengan jendela. Sebetulnya, menempatkan kaca dan cermin yang tepat dapat mengubah suasana kamar mandi yang gelap jadi lebih lapang. Kamar mandi yang monoton jadi lebih menyenangkan.

Untuk memudahkan Anda menata kamar mandi beraksen cermin, kami berikan 5 inspirasi mudah dan bisa diterapkan di rumah.

1. Menempatkan cermin pada dinding wastafel. Cermin itu dipasang satu per persatu lazimnya Anda memasang dinding bata biasa. Setiap keping cermin berukuran 20cmx40cm, dengan tebal 5mm. Antarcermin dipasang dengan lem dan ditepinya diberi sealant agar tak mudah lepas.

Pada dinding yang lain, di dekat wastafel Anda bisa menempatkan frame berbentuk kota senada dengan bentuk potongan cermin. Dengan cara ini, Anda akan memperkuat image bentuk cermin yang terpasang pada tembok wastafel. Alhasil kamar mandi beraksen cermin memang keren dan memberi inspirasi baru.

Penempatan meja wastafel dan lampu dinding tidak bisa sembarang. Misalnya, pada lampu dinding yang ditempel pada cermin. Sebelum ditempel, cermin dilubangi terlebih dahulu. Kemudian, rangka kap lampu disekrup ke tembok dengan menggunakan fischer, semacam sekrup khusus.

2. Menggunakan semacam cermin berefek aristik yang berdekatan dengan jendela. Cermin dipasang tidak berhadapan dengan jendela, namun berseberangan. Tentu saja, cermin yang satu ini bukan model biasa, namun permukaanya memiliki efek warna yang khas. Mirip sebuah kanvas yang diberi efek tinta giltter, cermin tersebut akan memberi kesan lebih dramatis. Itulah yang jadi pertimbangan Anda saat menata kamar mandi beraksen cermin. Kenali bahannya!

Penempatan cermin ini, sebetulnya juga untuk meredam efek pantulan sinar langsung dari jendela yang besar di kamar mandi. Jika sinar matahari menyinari cermin langsung, cermin akan memantulkan cahaya yang menyilaukan dan membuat mata terasa tidak nyaman.

Agar lebih rapi, sebaiknya cermin diberi frame dari kayu. Dengan begitu, cermin bukan hanya memberi kesan lebih lapang, namun juga berguna sebagai elemen artistik di kamar mandi. Cermin berukurans sekitar 120cmx210cm, dengan tebal 5mm.

3. Memasang cermin pada bagian setengah dinding atas yang menerus hingga plafon. Cara ini cocok jika Anda menempatkan cermin bukan pada area basah; area shower. Cermin yang terkena langsung air tampilannya mudah meninggalkan flek dan berjamur.

Cermin dengan posisi tersebut banyak keuntungan. Selain dapat merefleksikan sinar cahaya dari lampu ke seluruh ruangan. Keuntungan lain cermin membangun image ruangan yang seolah sesak jadi lebih lapang. Dengan kaca lain, menata kamar mandi beraksen cermin sangat dibutuhkan pada luas ruangan yang minim.

Untuk pemasangan cermin tersebut memerlukan ketelitian. Apalagi ukuran cermin yang besar dan lebar, tidak bisa dipasang sembarang. Jika keliru, cermin bisa retak, bahkan pecah. Cara yang aman, Anda bisa memasang base , semacam alas dari tripleks sesuai ukuran cermin. Triplek disekrup ke tembok.

Sementara itu, cermin tersebut ditempel ke tripleks dengan doubletape. Pada tepinya, diberi sealant yang membantu cermin tetap stabil dan tidak mudah lepas jika ada getaran.

4. Menempatkan cermin rias yang berbentuk ramping pada area kering kamar mandi. Contoh yang satu ini bisa membantu Anda membayangkan tentang posisi cermin tadi.

Yang menarik, cermin rias disatukan pada meja wastafel dan seolah-seolah Anda sedang berdandan sekaligus pada area kamar mandi. Cara ini bisa digunakan jika Anda tidak cukup ruang ganti pakaian khusus.

Untuk menunjang aktivitas itu, di pojok dinding ditempatkan lampu bohlam. Tentu tujuan lampu untuk membantu Anda saat berdandan atau sedang membersihkan wajah. Ukuran cermin, 60cmx180cm dari lantai. Tepi cermin dapat diberi frame aluminium tipis atau kayu yang difinishing natural.

Pemasangn wastafel dan pipa pada cermin itu tidak bisa sembarang. Anda memerlukan tukang kaca khusus. Selain bidang kaca yang lebar, Anda juga perlu membuat lubang untuk dudukan cermin , keran, dan pipa. Jika tidak teliti, kaca mudah retak dan pecah.

5. Penempatan cermin pada dinding yang berseberangan dengan storage . Cermin dipasang bukan pada satu bidang, namun dipisah-pisah sesuai dengan jarak dan posisi storage . Tentu cara ini bertujuan agar Anda mudah memantau langsung perlengkapan mandi di lemari; handuk,sabun,dan pembersih wajah, sehingga Anda mudah pun menjangkaunya.

Cermin dipasang dengan ketinggian yang sama. Jaraknya juga dibuat sama, antarcermin sekitar 10cm. Jarak antarcermin ini hanya soal cara pemasangan saja, tidak memberi dampak pada efek pantul yang dihasilnya.

Biar aman, tepi cermin sebaiknya dibevel,--dibuat miring dan tidak tajam, sehingga aman saat Anda menjangkau kelengkapan mandi. Tepi cermin juga digosok halus sehingga tidak meninggalkan bekas potongan yang kasar dan melukai tangan. Kenyamanan dan keamanan wajib Anda pertimbangkan saat menata kamar mandi beraksen cermin.

Dalam menata ide desain rumah modern memang membetuhkan semangat dan inspirasi untuk melakukannnya. Oleh karena hal itu, semoga informasi yang kami sajikan kepada anda membawa manfaat bagi pembaca dalam menciptakan ide gagasan untuk mendesain desain rumah yang anda impikan. Teruslah anda berusaha menciptakan hal yang terbaik untuk hunian anda, karena pepatah mengatakan bahwa rumahku adalah surgaku. Sekian informasi dari kami, apabila anda ingin membaca referensi yang lain anda juga dapat membaca mengenai Desain Rumah Sederhana Yang Nyaman dan Biaya Pembangunan Model Rumah Tingkat






Bagikan ya: Facebook Twitter Google+

Menata Kamar Mandi Beraksen Cermin

Posted by Mandy Bulles, Published at 12.29.

Comments Facebook :

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar